![]() |
| Foto : Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin pada acara puncak hari jadi Lombok Timur ke 131 di Lapangan Tugu Selong |
LOMBOK TIMUR - Peringatan Hari Jadi ke 131 Lombok Timur tahun 2026 (1895-2026) tak lepas dari sejarah panjang di era penjajahan.
Terlepas dari adanya pro - kontra yang terjadi selama ini dalam hal penetapan hari jadi kabupaten, tapi Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin lebih mengedepankan faktor sejarah di masanya.
Orang nomor satu di Lombok Timur itu memaparkan sejarah menjadi acuan penetapan hari jadi Lombok Timur didasarkan pada tahun 1897 saat terjadi perang di daerah Gandor dipimpin oleh Raden Wiresasih dan Mamiq Mutiasih.
Berdasarkan sejarah tersebut tambahnya, Abdi Lombok Timur yang juga didalamnya Abdi Lombok Tengah masih menjadi satu ke-abdi-an. Sehingga pada tahun 1898 ke-abdi-an dipecah menjadi dua Abdi Lombok Timur dan Abdi Lombok Tengah. Dengan demikian, Pulau Lombok menjadi 3 ke-abdi-an ditambah Abdi Lombok Barat
"Dulu, Lombok Tengah menjadi wilayah ke-abdi-an Lombok Timur. Sewaktu ke-Abdi-an hanya dua, Abdi Lombok Barat terletak di Mataram, sedangkan Lombok Timur di Sisik," papar Haerul Warisin menegaskan sejarah.
Di saat itu, ke-abdi-an Lombok Timur memiliki 7 distrik. Diantaranya, distrik Praya, Kopang, Batukliang, Rarang Barat di Sikur, Rarang Timur di Selong, distrik Pringgabaya dan Sakra dan penambahan Masbagik sebagai distrik baru.
Sejarah tersebut menjadi awal berdirinya Kabupaten Lombok Timur hingga dijadikan sebagai hari lahirnya.
Dengan demikian, jelasnya, Lotim memiliki perjalanan sejarah yang sangat panjang dan harus diketahui sejarahnya oleh masyarakat luas
Meski demikian, Lombok Timur tak pernah menutup mata terhadap siapapun yang ingin membangun daerah ini.
Dari makna yang disampaikan pada tausyiah DR. TGB Zainul Majdi di acara puncak hari lahir Kabupaten Lombok Timur, dapat disimpulkan bahwa singkirkan perbedaan dan persaudaraan harus lebih tinggi dari kepentingan.
"Lombok Timur rumah kita bersama dan Lombok Timur harus selalu kita jaga bersama," pesan Haerul Warisin dihadapan masyarakat dan para pejabat daerah di Lapangan Tugu Selong, Senin (31/8).
Menjadi tugas bersama untuk menjaga dan terus membangun daerah seperti yang dilakukan mantan kepala daerah sebelumnya.
"Saya bersilaturahmi kepada 3 mantan bupati Lombok Timur yakni H. Abdul Kadir, H. Ali BD dan Pak Sukiman Azmi. Beliau ini telah berhasil membangun Lombok Timur di era-nya," tandasnya.
REPORTER : RIZKY

0 Komentar