![]() |
| Foto : Bupati Lotim Haerul Warisin dan Sekda Lotim, HM. Juaini Taofik saat menerima penghargaan |
LOMBOK TIMUR - Dalam ajang apresiasi pemerintah daerah berprestasi 2026 Batch II regional Maluku - Nusa Tenggara yang digelar Kementerian Dalam Negeri Kamis, (17/9) di Jakarta, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) berhasil menyabet gelar ketiga Kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri dibawah Kabupaten Ngada dan Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Sedangkan ditingkat Kota, yaitu Kota Mataram, Kota Tidore Kepulauan, dan Kota Ambon.
Atas keberhasilan Lombok Timur tersebut, Mendagri RI, Tito Karnavian memberikan penghargaan sekaligus dana sebesar Rp. 1 miliar.
Kabupaten Lombok Timur dalam penilaiannya berkinerja baik dalam kategori pengelolaan sampah dan lingkungan asri. Penilaian itu berdasarkan pengelolaan sampah yang terintegrasi dari hulu-hilir sampah pesisir, pembersihan kanal, dan penertiban estetika baliho liar.
Kategori tersebut menilai komitmen dan kinerja Pemda dalam pengelolaan sampah yang terpadu dan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Sementara itu poin penilaian ditekankan pada pengelolaan sampah, kualitas lingkungan hidup, serta efektivitas program yang berdampak bagi masyarakat. Inovasi daerah menjadi nilai tambah dalam menghadirkan solusi lingkungan yang kreatif, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Pada penyerahan penghargaan itu diterima langsung Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin didampingi Sekda Lotim, HM. Juaini Taofik di Bidakara Assembly Hall, Jakarta.
Tito Karnavian memberikan penghargaan tersebut dan menilai sangat penting mengingat aspek ini menjadi perhatian serius Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia aman, sehat, resik, dan asri. Atas keberhasilan tersebut Pemda Lotim membawa pulang insentif fiskal senilai Rp 1 miliar.
Mendagri Muhammad Tito Karnavian dalam arahannya menekankan penilaian dilakukan seobjektif mungkin melibatkan kementerian terkait. Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong daerah untuk meningkatkan kinerja dalam upaya pelayanan kepada masyarakat.
Ia menantang seluruh Kepala daerah, baik Provinsi maupun kabupaten/ kota yang hadir pada kesempatan tersebut untuk menunjukkan kembali prestasinya pada penghargaan lain yang akan dilaksanakan Kemendagri nantinya.
Pemberian penghargaan tersebut dilakukan berdasarkan wilayah dan jenjang pemerintahan, yakni antar kabupaten, antarkota, dan antarprovinsi.
REPORTER : SUHAEDI

0 Komentar