Puskesmas Sakti Diresmikan, Bupati Haji Iron Tuntut Komitmen Nakes

Foto : Bupati Lotim Haerul Warisin bersama Kadikes Lotim, L. Aris Fahrozi usai meresmikan puskesmas Sakra Timur

LOMBOK TIMUR - Peresmian Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sakra Timur (Sakti) Lombok Timur, Selasa (1/9) menandakan Pemda Lombok Timur berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan.


Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin saat meresmikan puskesmas Sakra Timur di Desa Gelanggang menegaskan bahwa Pemda Lotim punya komitmen untuk memperkuat infrastruktur kesehatan masyarakat.


Dengan anggaran pembangunan yang cukup besar sekitar Rp. 12 miliar, Bupati Haji Iron begitu biasa disapa mengingatkan kepada tenaga medis agar sebanding dengan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.


Tidak hanya itu Haji Iron mengingatkan kembali, agar seluruh tenaga kesehatan, baik dokter, bidan, maupun perawat mengutamakan penanganan medis secara cepat ketimbang urusan administratif.


"Jika ada seorang ibu datang membawa anaknya kemari, ia tidak sekadar mencari obat, tetapi butuh teguran, sapaan ramah, dan perhatian cepat dari kita. Layani dulu, jangan langsung menanyakan mana kartu BPJS. Soal administrasi itu belakangan," pintanya.


Seluruh elemen masyarakat dan tenaga kesehatan pun diajak untuk bersama-sama merawat fasilitas medis yang telah dibangun tersebut.


Disisi lain, Pemerintah Daerah menunjukkan komitmen kuat dalam jaminan kesehatan masyarakat. melalui peningkatan anggaran BPJS Kesehatan secara berkelanjutan, yang melonjak signifikan dari Rp25 miliar pada 2021, naik menjadi Rp28,7 miliar pada tahun 2023, Rp 87 miliar di tahub 2024, Rp 88 miliar tahun 2025, hingga menembus angka Rp 125 miliar pada tahun 2026. Peningkatan hingga lima kali lipat sejak 2021 ini menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah daerah di tengah masyarakat.


Pemda juga tengah menyiapkan skema perluasan jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat rentan untuk memberikan perlindungan risiko kerja dan jaminan kematian.


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dikes)  Lombok Timur H. Aris Fahrozi, dalam laporannya, mengungkapkan bahwa Surat Izin Operasional (SIO) Puskesmas telah ditandatangani oleh Dinas Perizinan pada 28 Agustus lalu, sehingga prosesi peresmian dapat dilaksanakan secara resmi pada hari Selasa ini.

"Alhamdulillah, keberadaan Puskesmas Sakra Timur ini merupakan jawaban atas penantian panjang masyarakat selama bertahun-tahun. Dengan terbitnya SIO, kami menargetkan puskesmas ini dapat segera bekerja sama dengan BPJS Kesehatan paling lambat awal tahun 2027, yang kemudian dilanjutkan dengan persiapan akreditasi dalam tiga bulan mendatang," ujar Aries Fahrozi.


Dalam peresmian tersebut dihadiri pula sejumlah pimpinan OPD, Direktur Utama RSUD dr. R. Soedjono Selong, Dirut RS Keruak, Dirut RS Labuhan Haji, Dirut RS Selaparang, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong, serta tokoh masyarakat lainnya.


Usai penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, Bupati Lotim beserta sejumlah tamu melakukan peninjauan langsung ke Gedung Puskesmas.



REPORTER: RIZKY

0 Komentar