![]() |
| Foto : Intan Nurcahya Ningsih |
SUMBAWA — Pelajar tak sekedar berada dibangku sekolah saja, tetapi diharapkan mengambil peran ditengah masyarakat. Kehadiran Forum Ilmiah Remaja Sumbawa (FIRS) sebagai bentuk respon terstruktur untuk memberikan ruang kepada pelajar lebih kreatif.
Ketua Umum Forum Ilmiah Remaja Sumbawa (FIRS), Intan Nurcahya Ningsih menginginkan menempatkan peran pelajar sebagai salah satu elemen penting dalam mendorong perubahan di daerah.
"Pelajar tidak hanya dipandang sebagai penerima layanan pendidikan, tetapi juga sebagai kelompok yang memiliki potensi untuk mengidentifikasi persoalan dan berkontribusi terhadap penyelesaiannya," ujar Intan.
Dikatakannya, peran tersebut membutuhkan ruang partisipasi yang memungkinkan pelajar menyampaikan gagasan, mengembangkan kapasitas, serta terlibat dalam berbagai persoalan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Dalam konteks pembangunan daerah, tambahnya, pelajar memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan berbagai tantangan pendidikan, sosial, dan kebudayaan. Pengalaman tersebut dapat menjadi titik awal untuk menumbuhkan kesadaran kritis sekaligus mendorong lahirnya inisiatif yang relevan dengan kebutuhan lingkungan mereka.
Karenanya, pengembangan kapasitas pelajar tidak cukup berhenti pada pencapaian akademik. Kemampuan berpikir kritis, berorganisasi, berkolaborasi, dan memahami persoalan sosial juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mereka mengambil peran di tengah masyarakat.
"FIRS berupaya membuka ruang pengembangan tersebut melalui kegiatan pendidikan, literasi, kebudayaan, kreativitas, dan penguatan kepemimpinan," kata Intan.
Untuk itu, pendekatan ini diarahkan untuk mendorong pelajar menjadi pihak yang aktif dalam proses pembelajaran sekaligus memiliki keberanian mengembangkan gagasan dan mengambil inisiatif.
Pelibatan pelajar juga memerlukan dukungan sekolah, pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut penting agar gagasan yang lahir dari kalangan pelajar tidak berhenti sebagai wacana, tetapi memiliki peluang untuk diwujudkan menjadi kegiatan atau solusi yang bermanfaat.
Dengan menempatkan pelajar sebagai subjek perubahan, pengembangan pendidikan diharapkan tidak hanya menghasilkan peserta didik yang memiliki pengetahuan, tetapi juga individu yang mampu menggunakan pengetahuan tersebut untuk merespons kebutuhan lingkungan.
"Bagi Sumbawa, partisipasi pelajar dapat menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih kritis, kreatif, dan peduli terhadap perkembangan daerahnya," tandasnya.
REPORTER : RIZKY

0 Komentar