![]() |
| Foto : turnamen voli Primer UTS dan Remaja Desa Pamulang Karang Dima |
SUMBAWA – Kolaborasi antara mahasiswa dan pemuda desa menjadi salah satu langkah dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui turnamen bola voli yang diselenggarakan Tim Program Merdeka (PROMER) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) bersama Remaja Maras Pamulung di Dusun Pamulung, Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa.
Turnamen yang dibuka pada Rabu (28/10) tersebut berlangsung selama sembilan hari. Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pertemuan antargenerasi sekaligus wadah bagi pemuda untuk mengembangkan bakat, membangun sportivitas, dan mempererat hubungan sosial dengan masyarakat.
Ketua Remaja Maras Pamulung, Amrullah, menilai keterlibatan pemuda dalam kegiatan olahraga merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata bagi lingkungan desa. Menurutnya, kegiatan bersama seperti turnamen voli dapat memperkuat kekompakan sekaligus mendorong generasi muda agar lebih aktif dalam kegiatan kemasyarakatan.
“Melalui turnamen ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemuda memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan di lingkungan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga mempererat silaturahmi, menumbuhkan kekompakan, dan mendorong pemuda untuk terus menghadirkan kegiatan yang positif,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antara Remaja Maras Pamulung dan Tim PROMER UTS dapat terus terjalin, sehingga semakin banyak kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Dusun Pamulung.
Dari sisi pemerintahan dusun, Inder Jaya Kusuma, selaku Kepala Dusun Pamulung, memandang kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat melalui aktivitas yang melibatkan berbagai kalangan.
“Turnamen ini menjadi momentum yang baik untuk mempererat hubungan antarwarga. Melalui olahraga, masyarakat dapat berkumpul, saling mengenal, dan membangun kebersamaan. Kami berharap seluruh peserta dapat menjaga ketertiban, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan kegiatan ini sebagai sarana memperkuat persaudaraan,” tuturnya.
Menurutnya, kegiatan kepemudaan akan semakin bermakna apabila mendapat dukungan dan partisipasi masyarakat. Dengan demikian, pemuda tidak hanya menjadi peserta dalam kegiatan desa, tetapi juga dapat mengambil peran sebagai penggerak aktivitas sosial yang konstruktif.
Sementara itu, Kepala Desa Karang Dima, Abdul Haris Abu, menegaskan pentingnya membangun sinergi antara pemuda, mahasiswa, dan masyarakat dalam mendukung kegiatan positif di desa.
“Kami menyambut baik kegiatan yang diinisiasi melalui kolaborasi Tim PROMER UTS dan Remaja Maras Pamulung ini. Kegiatan seperti ini dapat menjadi wadah bagi pemuda untuk mengembangkan potensi sekaligus memperkuat silaturahmi dengan masyarakat. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi motivasi untuk menghadirkan kegiatan-kegiatan bermanfaat bagi desa,” ungkapnya.
Ia juga berharap keterlibatan generasi muda dalam kegiatan sosial dan olahraga dapat terus ditingkatkan, sehingga tercipta lingkungan desa yang aktif, harmonis, dan mendukung perkembangan potensi masyarakat.
Di sisi lain, Dosen Pembimbing Lapangan Tim PROMER UTS, Rahmin Meilani Putri, menempatkan kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembelajaran mahasiswa melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat. Kolaborasi ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk membangun komunikasi, memperkuat kepedulian sosial, dan memahami pentingnya kerja sama dalam mengembangkan potensi lokal.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda melalui turnamen bola voli ini sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat persatuan tidak hanya diwujudkan melalui seremoni, tetapi juga melalui tindakan nyata yang melibatkan masyarakat.
Sinergi antara mahasiswa, pemuda, dan pemerintah desa diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya lebih banyak kegiatan produktif di Dusun Pamulung. Dengan demikian, olahraga tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas, membangun karakter, dan merawat kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat.

0 Komentar