![]() |
| Foto : Kapolres Lotim, AKBP Ariakta Gagah Nugraha dalam kegiatan Jum'at Keliling di Pringgabaya |
LOMBOK TIMUR – Program Quick Wins “Polisi Jumat Keliling” mengawali perjalanan Kapolres Lombok Timur, AKBP. Ariakta Gagah Nugraha, SIK, MH di masjid Nurul Sa'adah, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (23/10).
Program ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program prioritas Kapolri, yakni “Polisi Bersama Masyarakat”. Tema kali ini terkait penyebaran berita bohong atau hoaks.
Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha didampingi sejumlah PJU Polres Lombok Timur ikut bersama jama'ah lainnya melaksanakan ibadah shalat Jumat berjemaah bersama masyarakat setempat.
Pada kesempatan itu, Ariakta Gagah Nugraha menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya terkait pentingnya menjaga situasi yang aman dan kondusif serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran informasi yang belum terverifikasi.
"Jangan cepat percaya dengan informasi yang belum tentu kebenarannya. Tapi verifikasi terlebih dahulu agar tidak salah paham," pesannya.
Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif membutuhkan kerja sama dan kepedulian bersama antara masyarakat dan kepolisian.
Selain itu, masyarakat diimbau agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya pelanggaran hukum maupun tindak pidana. Laporan dapat disampaikan melalui kantor kepolisian terdekat, Bhabinkamtibmas yang bertugas di desa masing-masing, atau melalui layanan Call Center Polri 110.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Lotim juga menekankan pentingnya sikap bijak dalam menggunakan media sosial. Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun berita yang belum jelas kebenarannya, baik yang beredar melalui Facebook, Instagram, TikTok, maupun platform media sosial lainnya.
"Saya meminta kepada masyarakat untuk menerapkan prinsip saring sebelum sharing. Periksa sumber dan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya kepada orang lain. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah penyebaran hoaks yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, keresahan, serta mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat," lagi-lagi Ariakta memberi pesan.
Sementara itu, Ps. Kasi Humas Polres Lotim Iptu Lalu Rusmaladi menerangkan bahwa kehadiran Kapolres Lotim bersama jajaran di tengah masyarakat merupakan salah satu upaya kepolisian untuk mempererat tali silaturahmi, membangun komunikasi yang baik, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
" Melalui kegiatan tatap muka secara langsung, masyarakat juga memiliki kesempatan untuk menerima pesan-pesan kamtibmas dan menyampaikan berbagai informasi terkait kondisi keamanan di lingkungannya," ujar Rusmaladi.
Selain memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas sehingga berbagai permasalahan dapat diantisipasi sedini mungkin.
Ditambahkan Rusmaladi, melalui program 'Polisi Jumat Keliling', Polres Lombok Timur terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan literasi bermedia sosial, serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Lombok Timur.
Senada dengan Kapolres Lotim Rusmaladi juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk melaporkan kepada pihak kepolisian jika mengetahui atau menemukan adanya tindakan atau potensi terjadinya tindak kriminal ditengah masyarakat.
"Hubungi Bhabinkamtibmas setempat, Kantor Polisi terdekat atau dengan menghubungi Hotline "110" apabila mengetahui adanya tindak kriminal ditengah masyarakat," ujar Rusmaladi.

0 Komentar