![]() |
| Foto : Wabup Lotim Edwin Hadiwijaya saat melantik 61 pj kades |
LOMBOK TIMUR - Sebanyak 61 penjabat (pj) Kepala Desa se Kabupaten Lombok Timur dilantik dan disumpah oleh Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya menyusul berakhirnya masa jabatan kades defenitif sebelumnya di pendopo pada Selasa (18/8).
Dalam pelantikan tersebut, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin pada kesempatan itu menekankan bahwa penetapan 61 Penjabat Kades ini merupakan amanah dan kepercayaan besar masyarakat. Para Pj. Ini telah melalui usulan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dengan tahapan verifikasi ketat pemerintah daerah.
Dihadiri sejumlah pimpinan OPD, Haerul Warisin mengingatkan bahwa walau masa jabatan mereka bersifat sementara, yaitu hingga terpilihnya kades definitif, kepemimpinan para Pj. Kades menjadi cermin utama profesionalisme dan integritas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Haerul Warisin juga menyoroti jadwal agenda Pilkades serentak yang pada bulan Februari 2027 mendatang, agar seluruh Pj. Kades untuk bersikap adil, netral, dan tidak memihak kepada calon mana pun.
"Saudara-saudara yang dilantik hari ini bersikap netral saat Pilkades mendatang," pinta Haerul Warisin.
Ia menegaskan, indikator keberhasilan seorang Pj. Kades terletak pada kemampuannya memberikan rasa aman, ketenteraman, serta kedamaian di tengah masyarakat.
Pj. Kades, ungkapnya, juga terkait validasi data Perlindungan Sosial (Perlinsos). Pj. Kades diminta untuk turun langsung memastikan seluruh masyarakat miskin dan rentan di wilayah masing-masing terdata dengan benar sehingga tidak ada masyarakat yang terlewat dari program bantuan pemerintah.
Dalam hal tata kelola pemerintahan desa, Bupati mengimbau agar Pj. Kades menerapkan pola hidup sederhana, mengedepankan silaturahmi, serta tidak mengumbar janji-janji yang tidak realistis kepada masyarakat.
Dia menggarisbawahi pentingnya koordinasi dalam menyelesaikan berbagai kendala yang tidak mampu ditangani secara individu.
Menurutnya, hal itulah yang menjadi alasan mendasar pentingnya keberadaan struktur pemerintahan hingga tataran terbawah, seperti dusun dan desa, sebagai tempat pertama masyarakat mengadu. Oleh karena itu, ia menginstruksikan para Pj. Kades untuk segera kembali ke desa masing-masing usai pelantikan, duduk bersama masyarakat serta menyelesaikan setiap permasalahan sesegera mungkin melalui ruang silaturahmi dan koordinasi yang kuat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haerul Warisin juga menyampaikan apresiasi kepada para Kepala Desa yang purna tugas dengan memastikan pemenuhan hak pesangon sesuai ketentuan yang berlaku.
REPORTER : RIZKY

0 Komentar