![]() |
| Kasat Lantas Polres Lotim, AKP. Tira Karista |
LOMBOK TIMUR - Kecamatan Pringgabaya dinilai Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Timur tempat yang paling sering terjadinya kecelakaan lalu lintas. Bahkan, sebagian besar korban kecelakaan terjadi di Kecamatan Pringgabaya. Tidak salah, bila daerah paling timur di Kabupaten Lombok Timur dikenal berbahaya bagi pengendara roda dua dan roda empat.
Hal itu cukup beralasan ketika Kasat Lantas Polres Lombok Timur, AKP. Tira Karista menyebutkan bahwa lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas adalah Kecamatan Pringgabaya.
"Sebagian besar terjadinya kecelakaan lalu lintas TKP di Kecamatan Pringgabaya," sebut Kasat Lantas Polres Lotim, AKP. Tira Karista kepada channelntb.com, Selasa (31/12).
Kondisi itu kata Tira, diakibatkan lantaran jalan yang bagus dan lurus serta minimnya penerangan, sehingga pengendara tidak menyadari ada kendaraan lain.
Setelah dilakukan Analisis dan Evaluasi (Anev), Satlantas Polres Lotim membuat inovasi dengan memasang pelat besi dipasang stiker merah sebagai rambu-rambu.
"Pelat besi yang dipasang stiker merah itu menjadi penanda ketika pengendara lain lewat," kata dia.
Pengambil-alihan rambu-rambu itu untuk mengantisipasi terjadinya angka kecelakaan lalin. Selain itu kata Tira, melaksanakan himbauan di sekolah-sekolah hingga ke pemdes setempat.
Tira kembali menyebutkan, angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Angka korban meninggal dunia pada tahun 2024 meningkat 10 orang korban dari tahun 2023 yakni sebanyak 66 orang.
"Tahun 2024 korban meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas mencapai 76 orang. Sebanyak 553 orang mengalami luka-luka dengan kerugian material sebesar Rp. 833 juta," sebutnya. (CN)

0 Komentar