54 Para Lansia Ikuti Wisuda S2

Foto : Sebanyak 50 orang lansia mengikuti wisuda para lansia

LOMBOK TIMUR – Sebanyak 54 orang para Lanjut Usia (Lansia) mengikuti wisuda Standar 2 (S2) yang digelar di pendopo Bupati Lombok Timur, Senin (12/1).


Wisuda Standar 2 (S2) Sekolah Lansia Sehat Ceria Desa Bagik Payung Selatan, Kecamatan Suralaga sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam pemberdayaan lansia di bidang pendidikan dan menjadi bagian dari program Mitra Kolaborasi Sharing Happiness.


Pada acara wisuda tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lombok Timur, dr. Hasbi Santoso, menyampaikan bahwa para peserta wisuda ini sebelumnya telah menyelesaikan Sekolah Lansia Standar 1 (S1) dan diwisuda pada November 2024.


“Pada standar S1, para lansia mendapatkan materi kesehatan jasmani, spiritual, penyusunan gizi seimbang, serta cara mendeteksi penyakit. Setelah wisuda S1, mereka melanjutkan ke Standar 2 yang memberikan tambahan keterampilan, seperti memasak dan keterampilan lain yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing,” jelasnya.


Ia menambahkan, jumlah peserta wisuda S2 kali ini sebanyak 54 orang, terdiri dari 15 pria dan 39 perempuan. Secara konsep, Sekolah Lansia dirancang hingga Standar 3 (S3), di mana nantinya para lansia akan dibimbing untuk mengolah bahan menjadi keterampilan bernilai tambah. Namun, untuk tahap S3 saat ini masih dalam proses persiapan.


“Harapan kami, para orang tua tetap sehat, mampu melaksanakan ibadah dengan baik, dan hidup mandiri. Kepada para lansia, jangan pernah bosan belajar karena itu juga merupakan ibadah dan semoga membawa berkah,” tutup dr. Hasbi.


Sementara itu, Asisten III Setda Lombok Timur, Husnul Basri, saat membuka acara menyampaikan bahwa salah satu nikmat paling berharga namun sering terlupakan untuk disyukuri adalah nikmat sehat.


“Wisuda menurut KBBI adalah peresmian yang dilakukan secara khidmat. Oleh karena itu, kegiatan ini penting untuk dimaknai dan diikuti dengan penuh kekhidmatan,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Camat Suralaga yang telah memfasilitasi wisuda bagi 50 lebih lansia, serta mengucapkan selamat kepada seluruh peserta wisuda. Asisten III berharap ke depan akan ada wisuda hingga Standar 3 (S3), karena lansia yang telah mencapai S3 diyakini memiliki keterampilan berbeda yang mampu mengubah sesuatu menjadi nilai tambah.


“Semua yang kita lakukan ini semata-mata untuk memajukan Lombok Timur. Secara statistik, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lombok Timur berada di urutan kelima. Dengan adanya wisuda lansia ini, diharapkan dapat berkontribusi positif terhadap peningkatan IPM ke depan,” tambahnya.


Ia juga berharap program serupa dapat dikembangkan di daerah lain sebagai upaya memberdayakan lansia agar tetap produktif dan tidak terlalu bergantung pada keluarga.


Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN NTB, Dr. Drs. Lalu Makripuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sekolah Lansia penting dan patut dilaksanakan mengingat jumlah lansia di Indonesia yang terus meningkat dan diproyeksikan mencapai 50–70 juta jiwa.


“Ini bukan jumlah yang sedikit. Harapannya, para lansia tetap sehat, mandiri, dan produktif sehingga tidak menjadi beban bagi keluarga maupun pihak lain,” ungkapnya.


Ia menjelaskan, berbagai permasalahan masih dihadapi oleh lansia, mulai dari kondisi ekonomi hingga kesehatan. Sekitar 50 persen lansia menderita penyakit dan membutuhkan jaminan kesehatan. Ia mengapresiasi Lombok Timur yang telah memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh lansia, sementara di daerah lain masih banyak yang belum mendapatkan hal serupa.


“Menuju Indonesia Emas 2045, kita berharap lansia Indonesia dapat hidup produktif dan mandiri. Program wisuda lansia ini adalah salah satu upaya nyata untuk mewujudkan hal tersebut,” katanya.


Ia juga berharap Sekolah Lansia terus dikembangkan agar para lansia dapat menikmati masa tua yang bahagia, sehat, dan ceria. Apresiasi disampaikan kepada Camat Suralaga, Kepala Desa Bagik Payung Selatan, Bupati Lombok Timur, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung dan mengembangkan program Sekolah Lansia.


Kegiatan wisuda ini menjadi bukti bahwa usia lanjut bukanlah penghalang untuk terus belajar, berkarya, dan berkontribusi bagi masyarakat.


Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan BKKBN NTB/Kemendukbangga, TP PKK Lombok Timur, jajaran Forkopimda, camat Suralaga, kepala desa Bagik Payung Selatan, serta para tamu undangan lainnya.




Reporter : Rizky

Editor : Suhaedi

0 Komentar