![]() |
| Foto : Kadis LHK Lotim, DR. H. Pathurrahman |
LOMBOK TIMUR - Anomali cuaca pada musim penghujan dan potensi terjadinya hujan ekstrim di bulan Februari ini patut diantisipasi.
Karenanya, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Lombok Timur terus melakukan pemangkasan pohon-pohon besar yang menjulang tinggi beresiko tumbang.
Kepala Dinas LH Lotim, DR. H. Pathurrahman mengatakan, telah melakukan pemangkasan pohon-pohon yang rawan tumbang disejumlah titik strategis.
Dia menyebutkan, pemangkasan dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang berakibat fatal pada siapa pun.
"Di titik-titik strategis yang dilalui masyarakat, itu yang kita pangkas dulu. Pemangkasan ini untuk menghindari timbulnya korban jiwa. Makanya perlu diantisipasi jangan sampai kejadian serupa terulang kembali," papar Pathurrahman kepada wartawan, Kamis (5/2).
Dia menambahkan, sejauh ini pohon-pohon berpotensi tumbang menjadi prioritas utama dipangkas terlebih dahulu. Apalagi, musim hujan ini masih akan terus berlangsung hingga di bulan Februari dan Maret mendatang.
"Dinas LH akan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Lotim untuk pemotongan ranting-ranting pohon yang tinggi. Karena Dinas Perhubungan memiliki kendaraan yang layak untuk itu," tandasnya.
Selain pemangkasan pohon, tambah Pathurrahman, pihaknya juga menormalisasi jaringan drainase yang kerap dipenuhi sampah. Ternyata saluran drainase didalam Kota Selong dan sekitarnya. Hal ini dilakukan untuk melancarkan aliran air ketika hujan turun.
"Tidak ada lagi drainase yang mampet hingga airnya melimpah ke jalan raya.. Kami akan segera bersihkan saluran air dari penumpukan sampah," janjinya.
Reporter : Rizky
Editor : Suhaedi

0 Komentar