![]() |
| Foto : Bupati Lotim Haerul Warisin bersama pejabat Lotim sambangi rumah Azril balita yang hanyut di selokan |
LOMBOK TIMUR - M. Azril Filah Busairi - balita korban hanyut di selokan di depan SDN 1 Selong, Selasa (24/2) lalu, dijadwalkan tiba dirumah duka Sabtu malam (28/2) sekitar pukul. 19.30 wita di Lingkungan Seruni, Kecamatan Selong, Lombok Timur.
Tim SAR bersama Polsek Selong ke Kabupaten Sumbawa untuk memastikan sekaligus menjemput jenazah korban di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa Jum'at malam.
"Korban (Azril, Red) hari ini tiba di Selong untuk diserahkan kepada keluarga," ujar salah satu anggota Polsek Selong saat ditanya wartawan, Sabtu sore.
Balita malang itu ditemukan warga di Desa Sebotok, Pulau Moyo Sumbawa dalam kondisi sudah meninggal dunia dan langsung di evakuasi warga dan Polisi setempat pada Jum'at pagi.
Sebelumnya, korban diketahui hanyut di selokan disekitar rumahnya saat bermain hujan. Tim SAR dibantu warga melakukan pencaharian dengan memperluas jangkauan hingga ke Kelurahan Kelayu, Lombok Timur. Selama 4 hari pencaharian korban akhirnya ditemukan di Desa Sebotok, Pulau Moyo.
Sementara itu, Bupati Lotim H. Haerul Warisin menyempatkan diri mengunjungi rumah korban di Lingkungan Seruni, Selong tadi malam.
Bahkan, orang nomor satu di Lombok Timur itu akan menanggung seluruh beban biaya untuk menjemput jenazah korban ke pulau seberang.
"Pemda Lotim akan menanggung biaya pemulangan jenazah berapa pun biayanya," ujar Haerul Warisin.
Bupati Haerul Warisin menyemangati orang tua korban untuk tetap tabah menghadapi cobaan. Musibah tidak diketahui kapan datangnya dan semua orang pasti akan mengalaminya.
Reporter : Suhaedi

0 Komentar