Bang Jago Adu Panco Berakhir Kacau

Foto : Polisi amankan dua kelompok pemuda tawuran di Kecamatan Keruak 

LOMBOK TIMUR - Dua kelompok pemuda di Desa Pulau Maringkik terlibat perkelahian sengit lantaran dipicu adu ketangkasan atau adu panco. Perkelahian dua kelompok tersebut justru terjadi pada saat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Sabtu (21/3) di Bangsal Kampung Dusun Koko, Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Lombok Timur.


Kronologi perkelahian itu terjadi setelah salah seorang pendukung peserta adu panco tak terima kekalahan, lalu kemudian terlibat cekcok dan menantang pendukung peserta lain berkelahi. Adu ketangkasan dan kekuatan otot itu digelar di kantor Desa Pulau Maringkik, pada malam takbiran Jum'at (20/3) sekitar pukul  22.00 wita.


Awalnya, adu panco dimenangkan oleh Dieng peserta asal kampung Bawah Desa, Pulau Maringkik. Lawan bertandingnya, Irfan dari Kampung Koko Dusun Maringkik Selatan dinyatakan kalah.


Namun, kekalahan itu justru tak dianggap oleh para pendukung Irfan. Selanjutnya, kedua pemuda itupun saling tantang adu jotos.


Tantangan tersebut berbalas pantun. Sejumlah pemuda dari Kampung Bawah  Desa sepakat menerima tantangan dari kelompok pemuda Kampung Koko melalui aplikasi WhatsApp (WA).


Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Rusmaladi menyebutkan, kedua kelompok pemuda terlibat tawuran lantaran tidak menerima klaim kemenangan adu panco.


"Tidak ada korban jiwa dalam perkelahian itu, dan kelompok berseteru telah dipanggil untuk membuat kesepakatan damai," ujar Rusmaladi dalam keterangan persnya, Minggu (22/3).


Mediasi itu kata Rusmaladi, telah disepakati kedua kelompok pemuda dan akan dilakukan tindakan tegas bila ada yang melanggar.


Dia juga meminta kepada warga untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan di wilayahnya masing-masing.


Himbauan ini sebagai bentuk antisipasi dalam menjaga kerukunan ditengah masyarakat. Apalagi saat ini masih dalam suasana Idul Fitri.




Reporter : Suhaedi 

0 Komentar