Hendak Tolong Saudarinya, Warga Masbagik Hilang Terseret Ombak

Foto : Tim SAR dan Satpolairud Polres Lotim melakukan pencarian korban terseret ombak di pantai Tanjung Beloam

LOMBOK TIMUR - Nahas bagi Naufal, seorang guru asal Aik Ambung Masbagik Timur Kecamatan Masbagik, Lombok Timur. Pria berusia 34 tahun itu hilang terseret ombak Pantai Tanjung Beloam Dusun Sunut Desa Sekaroh Kecamatan Jerowaru pada Selasa (24/3) sekitar pukul. 14.00 wita.


Kronologis peristiwa itu terjadi ketika saudari Naufal bernama Luqyana Kamaria berusia 23 tahun hendak menyeberang ke salah satu gili (pulau) menggunakan perahu.


Saat menaiki perahu, tiba-tiba Luqyana terjatuh disebabkan terhempas ombak yang tinggi. Sadar adiknya, terseret ombak, Naufal pun berusaha melakukan pertolongan.


Malang, tubuh Naufal justru tidak terlihat lagi. Sementara sang adik dapat diselamatkan.


"Jasad korban belum ditemukan hingga saat ini. Sedangkan, tim SAR dan Satpolairud Polres Lotim masih melakukan pencarian," ungkap Kasi Humas Polres Lotim, Iptu. Lalu Rusmaladi dalam rilisnya, Selasa (23/3).


Rusmaladi menuturkan, sebelum peristiwa itu terjadi korban bersama keluarganya berencana melakukan tamasya / berwisata ke lokasi pantai Tanjung Beloam. Namun, takdir berkehendak lain. Korban justru mengalami musibah.


"Menurut rencana, tim SAR dibantu Polsek Jerowaru akan melakukan pencarian kembali pada esok Rabu (25/3) dengan menyisir di sekitar areal kawasan korban terseret ombak," jelasnya.


Dikatakan Rusmaladi, lokasi tempat tenggelam akibat terseret ombak di Tanjung Beloam, Dusun Sunut Desa Sekaroh cukup jauh dari jalan raya. Jalur menuju lokasi tersebut merupakan jalur yang ekstrim dan jalan setapak. Selain itu, lokasi tersebut terkendala dengan tidak adanya jaringan sinyal komunikasi .


Untuk itu, Kasi humas Polres lotim Iptu. Lalu Rusmaladi mengimbau kepada semua pihak untuk selalu waspada terhadap perubahan arus laut dan ombak yang tinggi.


Selain itu, tidak berenang atau beraktivitas terlalu ke tengah, terutama pada musim cuaca ekstrem seperti saat ini. 


"Masyarakat dapat memilih pantai yang aman untuk berwisata, diutamakan yang memiliki petugas penyelamat (SAR/Lifeguard) yang bersiaga. Segera lapor ke petugas setempat jika terjadi musibah laka laut," pintanya.





Reporter : Suhaedi 

0 Komentar