Lagi, Balita di Sembalun Dikabarkan Hanyut Terbawa Aliran Sungai

Foto : Polisi dan warga mencari keberadaan balita berusia 2,5 yang diduga hanyut arus sungai di Sembalun 

LOMBOK TIMUR - Awal kronologis hilangnya Muhammad Rapip Saki - balita berusia 2,5 tahun terjadi saat diketahui bermain di sebuah kubangan air dan hanya berjarak sekitar 10 meter dari sungai  tak jauh dari rumahnya. 


Saat itu, korban Muhammad Rapip Saki terlihat bermain seorang diri oleh Yuni - ibunya yang tengah berjualan didepan rumahnya.


Tak berselang lama hanya 15 menit kemudian, keberadaan korban tak diketahui ibunya. Kejadian itu terjadi pada Minggu pagi (8/3) sekitar pukul. 07.00 wita berlokasi di Dusun Dasan Kodarat, Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur.


Terang saja, raibnya balita Muhammad Rapip Saki menggegerkan warga sekitar selanjutnya melakukan pencarian disekitar lokasi awal mula korban menghilang.


Tak ditemukan, ayah korban Amaq Merli (52) kemudian melaporkan peristiwa kehilangan anaknya ke Polsek Sembalun yang diperkirakan hanyut terbawa arus sungai yang tak jauh dari rumahnya.


Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu. Lalu Rusmaladi dalam keterangannya mengungkap, setelah adanya laporan kehilangan seorang balita Muhammad Rapip Saki, Polsek Sembalun langsung menerjunkan sejumlah personil untuk mencari keberadaan korban.


Polisi dibantu warga menyisir aliran sungai yang diduga korban terbawa arus di dusun Dasan Tengak Timuk, Desa Sembalun Timba Gading.


"Saat ini korban belum ditemukan. Tim masih melakukan pencarian menyusuri arus sungai," ungkap Lalu Rusmaladi kepada wartawan  Minggu (8/3).


Menurut rencana, pencarian terhadap korban akan dilanjutkan Senin besok (9/3) dengan menyisir seluruh areal sungai.


Untuk diketahui, saat hilang korban menggunakan baju switer warna hijau, celana warna hijau botol dengan ciri-ciri warna kulit putih, rambut hitam.


Lalu Rusmaladi menegaskan, hilangnya balita Muhammad Rapip Saki murni kelalaian orang tuanya yang hanya mengawasi buah hatinya dari kejauhan. 




Reporter : Suhaedi

0 Komentar