![]() |
| Foto : Sekda Lotim, DR. HM. Juaini Taofik bersama Perwakilan PT. Pertamina NTB Tommy |
LOMBOK TIMUR - Pemkab Lombok Timur memastikan kelangkaan gas LPG 3 kg akan segera teratasi setelah PT. Pertamina dan mitranya akan segera menambah kuota sebanyak 24. 442 tong untuk sesegera mungkin terdistribusi mulai hari ini.
Penambahan kuota tersebut menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, DR. HM. Juaini Taofik setelah surat Bupati Lotim direspon positif oleh pihak PT. Pertamina, meski sebelumnya telah disepakati 35.000 tong.
Tetapi, kata Juaini Taofik, penebalan kuota gas elpiji tersebut diprioritaskan pada 4 kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Pringgasela, Lenek, Aikmel dan Wanasaba.
"Kita fokuskan dulu di 4 kecamatan karena itu yang kita lihat padatnya antrian di Aikmel Utara untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg," terang HM. Juaini Taofik kepada wartawan, Senin (6/4).
Namun demikian, tambahnya, penebalan distribusi gas elpiji ini akan kembali dilakukan diseluruh kecamatan di Lombok Timur. Ini dilakukan untuk memastikan tidak lagi terjadi kelangkaan.
Tetapi, distribusi akan diutamakan ditingkat pangkalan untuk menekan kenaikan harga ke konsumen sambil menormalkan kondisi yang terjadi. Jika pendistribusian ke pengecer dikhawatirkan harga sedikit naik.
Masih kata Juaini Taofik, Pemda Lotim tidak bisa mengawasi jumlah pengecer yang jauh lebih banyak. Jika dibanding jumlah pangkalan yang hanya 757. Apalagi pengecer tidak punya ikatan dan diluar kewenangan pemerintah.
"Kalau pangkalan itu kan punya izin, jika melanggar regulasi yang telah ditetapkan Pertamina, izinnya bisa dicabut. Misalnya menjual tidak sesuai HET yaitu Rp. 18.000," tegasnya.
Juaini Taofik menggambarkan konsumsi gas LPG oleh masyarakat dengan jumlah 450 ribu kepala keluarga. Sementara kuota yang terdistribusi sebanyak 35.000 tong. Artinya, 10 persen terjadi kekurangan. Tetapi, kekurangan ini bisa diatasi dengan jumlah gas yang tersedia setiap harinya.
"Sebenarnya normal. Tapi karena kemungkinan panic buying di tengah masyarakat sehingga persoalan ini menjadi besar," jelasnya.
REPORTER : RIZKY
EDITOR: SUHAEDI

0 Komentar