![]() |
| Foto : Siswa SD ditemukan tenggelam di bendungan Sakra Timur |
LOMBOK TIMUR - Nasib Dhalfin Guntur Sinar Akbar, bocah berusia 9 tahun tak semujur teman bermain yang seusianya. Korban merupakan pelajar Sekolah Dasar (SD) di Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur ditemukan tak bernyawa didasar bendungan.
Korban yang juga warga Lingkuk Joit Dusun Gubuk Lauk, Desa Surabaya itu diketahui tidak ikut bersama rekan bermainnya saat pulang usai mandi di bendungan yang kini menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Berdasarkan penuturan saksi sebelum bocah malang itu diketahui tenggelam, korban bersama 6 teman lainnya tengah asik mandi di salah satu bendungan Pengempal Gomboh Dusun Gubuk Tengak Desa. Surabaya.
Menjelang magrib, saat diajak teman-temannya untuk menyudahi mandi, korban justru menolak dan ingin melanjutkan berendam.
"Teman korban sempat mengajak pulang karena akan berangkat mengaji," tutur Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu. Lalu Rusmaladi dalam rilisnya kepada wartawan, Selasa (28/4).
Sore menjelang magrib sekitar pukul. 18.00 wita, rekan-rekannya lalu meninggalkan korban yang masih mandi. Setengah jam berselang, ibu tiri korban Sarpita Dewi (26) mencari Dhalfin lantaran hingga malam tidak kunjung pulang.
"Mendapat informasi dari rekannya, ibu tiri korban mengajak warga untuk ikut serta mencari keberadaan Dhalafin," kata Rusmaladi.
Pencarian korban pun dimulai dibantu warga sekitar. Dua jam kemudian sekitar pukul. 20.30 wita, korban ditemukan didalam dasar bendungan sedalam 3 meter dibawah lumpur.
"Sejumlah warga ikut menyelam mencari keberadaan korban. Sayangnya, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," ujar Rusmaladi.
REPORTER : RIZKY
EDITOR : SUHAEDI.

0 Komentar