Kawanan Anjing Liar Serang Bocah SD Hingga Meninggal Dunia

Foto : RJ - bocah SD di Desa Semaya, Sikur Lotim meninggal dunia diserang kawanan anjing liar

LOMBOK TIMUR -  Malang menimpa bocah Sekolah Dasar (SD), siswa kelas IV MI Darul Fikri Gelogor, Semaya, Kecamatan Sikur, Lombok Timur. Korban berinisial RJ berusia 11 tahun itu meninggal dunia di persawahan setelah sekawanan anjing liar menggigit sekujur tubuhnya saat bermain layangan.


Peristiwa memilukan itu terjadi pada Senin sore (13/4) sekitar pukul. 16.00 wita bertempat di Dusun Peresak Mertak Bireng, Desa Semaya, Sikur.


Korban tak bisa berbuat banyak setelah empat ekor anjing liar menyerang dan menggigit sekujur tubuhnya. Meski sempat diberi pertolongan warga, korban akhirnya meninggal dunia akibat kehabisan darah. 


Sebelum bocah malang itu diserang sekawanan anjing liar, sempat bermain layangan bersama rekan sebayanya, Iqbal berusia 10 tahun.


Tak berselang lama, 4 ekor anjing liar tiba-tiba mengejar korban yang tengah bermain layangan di sebuah persawahan yang letaknya tak jauh dari rumahnya.


Serangan kawanan anjing liar itu tak sempat dihindari korban hingga menggigit leher, tangan dan bagian punggung serta perut. Teman korban sempat berteriak minta tolong kepada salah seorang warga yang kebetulan berada dekat dengan TKP.


"Antara rumah korban dengan lokasi kejadian hanya berjarak 600 meter. Korban tak sempat menyelamatkan diri dan serangan anjing liar itu langsung menggigit bocah SD itu," ungkap Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu. Lalu Rusmaladi dalam rilisnya, Selasa (14/4).


Maliki salah seorang saksi yang kebetulan berada dilokasi kejadian, sempat memberikan pertolongan mengusir kawanan anjing liar itu. Alih-alih pergi, anjing-anjing tersebut justru menggigit tangan korban. Hingga Maliki berteriak minta tolong kembali dengan warga lainnya.


"Warga mendatangi TKP dan mengusir paksa kawanan anjing liar itu," ujarnya.


Namun, nasib bocah malang yang penuh dengan luka gigitan tak bisa diselamatkan. Luka gigitan pada leher kanan dan kiri mengeluarkan banyak darah hingga korban dinyatakan meninggal dunia dilokasi kejadian.


"Hasil pemeriksaan petugas medis di Puskesmas Sikur, korban sudah meninggal dunia berdasarkan visum et repertum akibat kehabisan darah," ucapnya.


Meski demikian, keluarga bocah serangan anjing liar tersebut menolak korban untuk diautopsi.




REPORTER : SUHAEDI

0 Komentar