Warga Lotim Diminta Tak Tergiur Haji Furoda

Foto : Kepala Kementerian Haji dan Umroh Lotim, H. Makinuddin, ME

LOMBOK TIMUR - Animo masyarakat Lombok Timur menunaikan ibadah haji cukup tinggi. Meski harus menunggu hingga belasan tahun untuk mendapat giliran pemberangkatan. 


Kendati demikian, masih saja ada yang berupaya mencari jalan instan agar bisa berangkat haji. Salah satunya dengan menggunakan bisa haji Furoda. 


Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Lombok Timur, H. Makinuddin, ME, mengingatkan masyarakat Lombok Timur khususnya bahwa tahun 2026 ini, pemerintah tidak melayani bisa haji Furoda. 


Penegasan itu kata Makinuddin disampaikan oleh Wakil Menteri Haji dan Umroh RI, Visa Haji Furoda resmi tidak berlaku pada tahun ini. Serupa juga yang disampaikan oleh pemerintah Arab Saudi tidak menerima haji Furoda. 


"Jika ada biro perjalanan yang mengiming-imingi membuka haji Furoda agar tidak direspon," ujar Makinuddin kepada wartawan, kemarin. 


Lebih jauh dijelaskannya, haji Furoda merupakan program haji non kuota yang menggunakan visa undangan pemerintah Saudi (visa mujamalah).


Karena ini merupakan undangan, tambahnya, maka tidak masuk dalam program haji seperti haji reguler dan haji khusus. 


"Haji Furoda adalah haji mandiri non kloter dan tidak terdaftar dalam program pemerintah kita," jelas Makinuddin. 


Sebelumnya, haji Furoda ini merupakan bentuk respon pemerintah Arab Saudi untuk memberangkatkan warga Indonesia berdasarkan undangan. Dan, dalam pemberangkatannya menghubungkan jasa biro agen. 


"Sekali lagi untuk diingatkan kepada masyarakat bahwa haji Furoda tahun ini ditiadakan. Jadi, jika ada agen biro perjalanan haji yang menawarkan untuk berhaji, agar tidak dilayani. Segera mencari informasi ke kementerian haji dan umroh Lotim," pinta Makinuddin. 




REPORTER : SUHAEDI

0 Komentar