![]() |
| Foto : Bupati Lotim Haerul Warisin bersama pedagang pasar Pringgabaya |
LOMBOK TIMUR - Kebakaran pasar Pringgabaya, Lombok Timur yang terjadi pada tanggal 27 April 2026 lalu menyisakan luka mendalam bagi para pedagang.
Untuk meringankan beban para pedagang, Pemda Lombok Timur bersama Badan Zakat Nasional (Baznas) Lombok Timur memberikan bantuan modal sebesar Rp. 2 juta bagi korban.
Bertempat di aula kantor Camat Pringgabaya, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyerahkan bantuan bagi para pedagang dan masyarakat terdampak. Bantuan tersebut diinisiasi melalui Program Pemberdayaan (Ashnaf Miskin) Baznas Kabupaten Lombok Timur, Selasa (5/5).
Pada kesempatan itu, Bupati Lotim, Haerul Warisin menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat langsung hadir di lokasi sesaat setelah kejadian kebakaran.
Saat peristiwa terjadi, dia mengaku tengah berada di Jakarta untuk memperjuangkan nasib Rp.176.000 masyarakat Lombok Timur yang kepesertaan BPJS Kesehatannya dinonaktifkan.
Meski demikian, ia berkomitmen untuk mengembalikan fungsi pasar agar aktivitas ekonomi masyarakat kembali normal. Namun, ia meminta masyarakat untuk bersabar karena segala kebijakan harus menempuh prosedur yang berlaku.
"Sebagai pemerintah, kita ingin pasar segera normal kembali tetapi tentu membutuhkan kesabaran. Karena kita harus lewat perencanaan, anggaran hingga aturan-aturan yang harus dipatuhi," ungkapnya.
Didampingi Sekda Lotim, HM. Juaini Taofik beserta pimpinan OPD lainnya, Haerul Warisin menyebut, bantuan tunai sebesar Rp 2 juta per orang yang diserahkan melalui BAZNAS bisa jadi tidak sebanding dengan kerugian material yang dialami para pedagang besar. Ini merupakan upaya menjaga silaturahmi dan dukungan moral.
"Mungkin uang Rp 2 juta tidak ada artinya karena ibu-bapak adalah pengusaha besar. Tapi nilai silaturahmi ini yang penting," ujarnya sembari mengatakan untuk mengembalikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.
REPORTER : RIZKY
EDITOR : SUHAEDI

0 Komentar