Konsen Dunia Pendidikan, Pemda Lotim Dapat Bantuan Rehab Sekolah dari Mendikdasmen RI

Foto : Bupati Lotim Haerul Warisin didampingi Sekda Lotim HM. Juaini Taofik temui Mendikdasmen RI Abdul Mu'ti

JAKARTA - Pertemuan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, H. Abdul Mu'ti bersama Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin didampingi Sekda Lotim, HM. Juaini Taofik membuahkan hasil.


Dalam pertemuan tersebut, Bupati Lotim Haerul Warisin membeberkan kondisi bangunan sekolah di wilayahnya yang banyak mengalami kerusakan, baik ringan, sedang hingga berat.


Kondisi ini diperparah dengan anggaran yang sangat minim untuk memperbaikinya. Apalagi, bangunan yang mengalami kerusakan berat dapat mengancam keselamatan siswa.


Dalam pertemuan tersebut, Menteri Dikdasmen RI, H. Abdul Mu'ti memastikan Pemkab Lotim memperoleh bantuan perbaikan gedung sekolah terutama kategori rusak berat. Sekolah yang dijanjikan untuk perbaikan diantaranya, SDN 5 Kotaraja dan SDN 1 Jerowaru 


“Alhamdulillah, sekolah dasar kita yang mengalami rusak berat di Jerowaru dan Kotaraja langsung direspon dengan direktif Pak Menteri ke jajarannya untuk ditangani dalam waktu dekat,” ungkap Haerul Warisin kepada wartawan, Rabu (3/6).


Bupati Haerul Warisin mengemukakan kondisi sejumlah sekolah di daerah ini yang mengalami kerusakan, baik rusak sedang maupun berat dan membutuhkan penanganan segera. Dan, berharap Pempus melalui Kemendikdasmen dapat mengakomodasi revitalisasi sekolah-sekolah tersebut untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan para siswa maupun tenaga pendidik. 


Dia menegaskan komitmen Pemda Lombok Timur untuk berkolaborasi dan bersinergi. Langkah tersebut diantaranya dengan menyiapkan lingkungan dan kultur pendidikan yang mendukung pembelajaran  mendalam dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas SDM, termasuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.


Komitmen tersebut juga dapat dilihat dari Harapan Lama Sekolah (HLS) Lombok Timur pada 2025 lalu tercatat 14,08 tahun sementara rata-rata lama sekolah (RLS) 7,71 tahun, di mana angka itu menunjukkan grafik peningkatan dari periode sebelumnya.


Pada pertengahan bulan Mei lalu sinergisitas Pemerintah Pusat dan Daerah juga dapat terlihat dengan diresmikannya 87 satuan pendidikan di Kabupaten Lombok Timur yang telah direvitalisasi.




Reporter : Suhaedi

0 Komentar