Bupati Haerul Warisin Janji Dukung Keberadaan Ponpes di Lotim

Foto : Bupati Lotim Haerul Warisin didampingi Wabup HM Edwin Hadiwijaya dan TGB. Zainul Majdi dalam acara Haul Ponpes Darul Muttaqien NWDI Perian

LOMBOK TIMUR - Peringatan Hari Ulang Tahun (Haul) Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Muttaqien NWDI Perian ke-79 menjadi titik balik pengembangan dunia pendidikan di Kabupaten Lombok Timur.


Sebagai salah satu lembaga pendidikan yang ikut membantu pemerintah, Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin berjanji akan mensupport Ponpes Darul Muttaqien NWDI Perian demi pengembangan ponpes tersebut.


Didampingi Wabup Lotim, HM. Edwin Hadiwijaya, Bupati Lotim Haerul Warisin mengakui jika lembaga pendidikan berbasis agama sangat berat. Namun demikian, patut disyukuri kehadiran Al-Maghfurullah TGKH. Zainuddin Abdul Madjid mendirikan lembaga pendidikan di Ponpes Pancor menjadikan sekolah swasta lebih maju.


"Pemerintah harus berterima kasih kepada pihak swasta karena telah membantu menyediakan lembaga pendidikan bagi masyarakat. Pemikiran kita, kalau tidak ada Al-Maghfurullah, Tuan Guru, Kakek kita yang ada di Pancor, bagaimana beratnya pendidikan di Lombok Timur? Berat sekali dia," demikian Haerul Warisin menarasikan perkembangan lembaga pendidikan di Kabupaten Lombok Timur waktu lalu.


Dia juga mengapresiasi Pondok Pesantren Darul Muttaqien NWDI Perian yang tahun ini saja menampung 1.400 siswa. Tentunya, keberadaan ponpes ini membantu masyarakat yang akan menuntut ilmu agama.


Dia juga mengakui kualitas pendidikan pondok pesantren yang juga menanamkan kesederhanaan. Karenanya, diharapkan santri Ponpes dapat mengisi Sekolah Garuda yang rencananya akan dibangun di daerah ini. 


"Pembangunan Sekolah Garuda di Lotim telah mendapat persetujuan Pemerintah Pusat. Keberadaan Sekolah Garuda nantinya dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh anak-anak kita," ujarnya.


Selain itu, Pemda Lotim juga tengah mengupayakan membangun Sekolah Rakyat (SR) untuk menampung para siswa yang tidak mampu agar dapat mengenyam pendidikan berkualitas. Saat ini para siswa SR masih belajar di BPVP Lombok Timur dan di eks Akper.



REPORTER : RIZKY

0 Komentar