![]() |
| Foto : Kapolda NTB Irjen Kalingga Rendra bersama Bupati Lotim Haerul Warisin dan Ketua Baznas Lotim, M. Kamli |
LOMBOK TIMUR - Puluhan yatim Piatu dan orang-orang jompo mendapat santunan dari Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, SE, MH didampingi Bupati dan Wakil Bupati, serta Ketua Baznas Lombok Timur dalam acara silaturahmi, Kamis (9/7).
Penyerahan santunan tersebut berlangsung di Kantor Baznas Lombok Timur dihadiri oleh sejumlah perwira Polda NTB dan pejabat Pemkab Lotim.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin mengaku merasa senang kedatangan Kapolda NTB beserta rombongan.
Dihadapan Kapolda NTB dan jajarannya, Haerul Warisin mempertegas uraian singkat sejarah berdirinya Baznas (Bazda, dulu).
Terbentuknya Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) hanya menghimpun zakat dari kalangan Guru dan PNS yang berada di lingkup Pemerintah Daerah kabupaten Lombok Timur. Seiring perkembangannya, Baznas Lombok Timur tidak hanya menghimpun zakat dari Guru dan PNS, akan tetapi dari Kepolisian, TNI dan para pengusaha sehingga penyerahan zakat dan santunan bisa lebih sering dilaksanakan.
“Dulu kita hanya membagikan santunan hanya sekali setahun pada saat Lebaran kepada fakir miskin berupa sembako. Kalau sekarang bisa dua bulan atau sebulan sekali,” sebut Haerul Warisin
Lebih jauh diungkapkannya, angka kemiskinan di Lombok Timur saat ini menyentuh angka 13,43 persen. Akan tetapi berdasarkan data dari BPS, angka pertumbuhan ekonomi Lombok Timur meningkat mencapai 7.83 persen. Oleh karenanya, ia berharap pertumbuhan ekonomi sejalan dengan penurunan angka kemiskinan.
"Pertumbuhan ekonomi masyarakat di Lombok Timur cukup tinggi, tapi mudah-mudahan sejalan dengan turunnya angka kemiskinan," pintanya.
Menyoal masukan yang diutarakan Kapolda NTB, terkait ekosistem pariwisata Sembalun yang harus dijaga, Haerul Warisin mengaku akan terus melakukan pembenahan dan menjaga ekosistem di sektor pariwisata terutama di Sembalun.
"Ini PR bagi Pemda Lotim untuk terus memajukan iklim investasi di sektor pariwisata terutama di Sembalun," ujarnya.
Reporter: Rizky
Editor: Suhaedi

0 Komentar