![]() |
| Foto : Pertamina Patra Niaga telah menyalurkan BBM ke sejumlah SPBU di NTB, termasuk di Lombok Timur |
LOMBOK TIMUR – Sejak seminggu terakhir ini, antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Lombok Timur berlangsung. Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite paling banyak diburu pemilik kendaraan.
Tampak kendaraan baik roda dua maupun roda empat hingga truk terpaksa menunggu giliran untuk mendapatkan BBM. Ketersediaan BBM di SPBU belum mampu melayani kendaraan yang mengantri.
"Saya sejak pagi harus menunggu giliran," ungkap sejumlah warga di areal SPBU Masbagik, Selasa (4/8).
Tak hanya di SPBU Masbagik, antrean kendaraan pun terjadi di SPBU Pancor, Sekarteja bahkan di Rempung. Hingga berita ini naik, antrean kendaraan masih terjadi.
Menjawab keluhan masyarakat pengguna kendaraan, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan penyaluran BBM di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berjalan.
Perusahaan juga terus melakukan berbagai langkah optimalisasi distribusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat pasokan di wilayah NTB, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan lebih awal Integrated Terminal (IT) Ampenan serta mengoptimalkan pemanfaatan armada mobil tangki yang berada di wilayah NTB agar penyaluran BBM kepada masyarakat dapat berlangsung secara optimal.
Untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, pasokan BBM ke Pulau Lombok terus diperkuat. Saat ini, kapal pertama telah tiba di Integrated Terminal (IT) Ampenan dengan membawa 2.100 KL Pertalite dan 500 KL Pertamax.
Sementara itu, kapal berikutnya dijadwalkan tiba pada malam hari dengan muatan 2.000 KL Pertalite dan 3.000 KL Biosolar. Pasokan tersebut akan segera didistribusikan ke seluruh lembaga penyalur sesuai kebutuhan agar layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok BBM pada sejumlah lembaga penyalur di wilayah Lombok masih dalam kondisi aman dan siap melayani masyarakat. Ketersediaan stok antara lain berada di SPBU 54.836.09 Lenek sebanyak 8 KL, SPBU 54.836.11 Masbagik 16 KL, SPBU 54.836.04 Sekarteja 8 KL, dan SPBU 54.836.15 Rempung 8 KL. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasokan BBM di wilayah Lombok tetap tersedia dan distribusi terus dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan bahwa Pertamina terus mengoptimalkan seluruh infrastruktur dan sarana distribusi untuk menjaga keandalan pasokan energi di wilayah NTB.
"Kami terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia, mulai dari pengoperasian lebih awal IT Ampenan, kedatangan tambahan suplai BBM, hingga pemanfaatan armada mobil tangki di wilayah NTB. Langkah ini kami lakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi," ujar Ahad.
Selain melakukan optimalisasi distribusi, Pertamina Patra Niaga juga terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) dan pemangku kepentingan setempat guna menjaga ketertiban antrean di SPBU, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan. Perseroan memastikan seluruh upaya terus dilakukan agar penyaluran BBM di wilayah NTB tetap berjalan dengan baik dan pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga.
Apabila masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin menyampaikan keluhan terkait layanan maupun penyaluran BBM, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 yang siap melayani selama 24 jam.
REPORTER : SUHAEDI

0 Komentar