Haji Iron Yakin Pembangunan Jalan Berkelanjutan Tak Pengaruhi Fiskal Lotim

Foto : Bupati Lotim Haerul Warisin 

LOMBOK TIMUR - Program pembangunan infrastruktur jalan tahun 2028-2029 mendatang di Kabupaten Lombok Timur akan direalisasikan. Meski program percepatan pembangunan jalan yang dimulai tahun 2025 - 2027 masih berlangsung saat ini. 


Diperkirakan jalan yang akan dibangun menelan anggaran sekitar Rp. 150 miliar, tapi tidak akan berpengaruh pada kondisi fiskal Lombok Timur. 


Penegasan itu disampaikan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin,. disela-sela rapat pembahasan KUA - PPAS bersama DPRD Lombok Timur, Senin (10/8) kemarin. 


Ditegaskan Haji Iron, begitu Bupati Lombok Timur akrab disapa, pelaksanaan program percepatan pembangunan jalan yang menelan anggaran sebesar Rp. 250 miliar tahun 2025 lalu, sebagai wujud program pemerintah SMART untuk memperlancar arus ekonomi masyarakat. 


"Program ini akan berakhir tahun 2027 mendatang. Setelahnya, akan dikerjakan kembali sebagai keberlanjutan pembangunan jalan di Kabupaten Lombok Timur dengan anggaran Rp. 150 miliar," jelas Haji Iron kepada wartawan. 


Dia mengatakan, infrastruktur jalan menjadi skala prioritas utama karena banyaknya kondisi jalan yang mengalami kerusakan. Apalagi, baru lalu setelah diketahui ternyata banyak jalan yang masih belum tertangani seperti arah jalan dari Desa Lenek Utara menuju Desa Korleko, Labuhan Haji. 


"Banyaka jalan yang masih rusak dan berlubang yang dapat membahayakan pengendara lainnya," jelasnya. 


Untuk itu, penanganan jalan di Kabupaten Lombok Timur kedepannya dapat diperbaiki lebih baik lagi. 


Lebih jauh dijelaskannya, jalan yang akan dikerjakan tahun 2028-2029 nantinya tidak akan mempengaruhi fiskal ditengah efisiensi anggaran. 


"Insya Allah, tidak akan berpengaruh kondisi keuangan daerah," kata Haerul Warisin meyakini. 



REPORTER : RIZKY 

0 Komentar